Momen Kontroversi Cristiano Ronaldo

Momen Kontroversi Cristiano Ronaldo yang Bikin MU Marah

Momen Kontroversi Cristiano Ronaldo yang Bikin MU Marah – Cristiano Ronaldo merupakan salah satu pemain bintang yang dimiliki oleh Manchester United. Meski begitu, Ronaldo melakukan beberapa aksi kontroversial yang membuat MU berang. Kapten timnas Portugal itu kembali ke Tim Setan Merah pada 27 Agustus 2021.

Cristiano Ronaldo ditebus Manchester United dari Juventus dengan banderol £12,85 juta. Musim pertama Ronaldo di periode kedua berseragam MU berjalan cukup baik. Pemain berusia 37 tahun itu berhasil mencetak 24 gol dan tiga assist dari 39 pertandingan di semua kompetisi.

Selain penampilannya yang menjadi sorotan, Cristiano Ronaldo juga melakukan sejumlah hal kontroversial yang menjadi sorotan dan membuat Manchester United geram. Berikut adalah beberapa di antaranya.

⦁ Wawancara dengan Piers Morgan

Pria 37 tahun itu memberikan wawancara selama 90 menit di acara Piers Morgan Uncensored di TalkTV pada 14 November. Sejumlah pihak di Manchester United menjadi sasaran kemarahan Cristiano Ronaldo.

Mantan superstar Real Madrid itu merasa dikhianati oleh Setan Merah. Ronaldo merasa sakit hati dengan perlakuan yang diterimanya dari klub dan sejumlah orang.

Selain manajer Erik ten Hag, beberapa sosok yang juga diincar Ronaldo adalah mantan manajer interim Ralf Rangnick, hingga mantan rekan setimnya Wayne Rooney dan Gary Neville.

Wawancara dengan Cristiano Ronaldo membuat ruang ganti Manchester United riuh. Ia juga diancam dengan sanksi, hingga ancaman pemutusan kontrak.

⦁ Menolak tampil melawan Tottenham

Manajer Manchester United, Erik ten Hag, memutuskan untuk memarkir Ronaldo saat meladeni Tottenham Hotspur dalam pertandingan Liga Inggris di Old Trafford, 20 Oktober mendatang. Ten Hag sama sekali tidak menurunkan CR7, bahkan sebagai pemain pengganti.

Ronaldo merajuk dengan keputusan Ten Hag. Dia langsung menyusuri terowongan menuju ruang ganti sebelum pertandingan usai. Meski tak diperkuat Cristiano Ronaldo, Manchester United tampil impresif.

MU berhasil membungkam The Lilywhites lewat gol Fred dan Bruno Fernandes di babak kedua. Namun belakangan diketahui bukan Erik ten Hag yang enggan memainkan Cristiano Ronaldo, melainkan sang striker yang menolak diturunkan. Alhasil, Ronaldo divonis dijatuhkan pada laga melawan Chelsea, 22 Oktober lalu.

⦁ Penarikan pertama dalam pertandingan melawan Rayo Vallecano

Sebelum pertandingan melawan Tottenham Hotspur, Cristiano Ronaldo juga meninggalkan stadion saat bertemu Rayo Vallecano dalam pertandingan persahabatan, 31 Juli. Bermain di Old Trafford, bintang Portugal itu tampil di 45 menit pertama.

Ronaldo adalah satu-satunya pemain yang digantikan oleh manajer Erik ten Hag di babak pertama. Saat pertandingan belum usai, Cristiano Ronaldo diketahui sudah meninggalkan ruang ganti.

Tak hanya itu, ia juga kedapatan sedang berada di luar Old Trafford. Namun saat itu, Manchester United tidak mengambil sikap tegas terhadap Ronaldo. Mereka hanya memberikan peringatan kepada pemain.

⦁ Bersikeras pindah ke Real Madrid

Cristiano Ronaldo ngotot hengkang dari Manchester United pada 2008 lalu. Ia dikabarkan ingin melanjutkan kariernya ke Real Madrid. Dalam sebuah wawancara dengan sebuah televisi, Cristiano Ronaldo tidak mengubah pendiriannya untuk meninggalkan Old Trafford.

Ia pun mendukung pernyataan Presiden FIFA saat itu, Sepp Blatter, yang menyebut Manchester United seperti melakukan perbudakan modern karena menahan CR7 untuk pergi. “Saya setuju dengan apa yang dia katakan. Itu benar.

Saya setuju dengan apa yang dikatakan presiden FIFA,” kata Ronaldo. Saya tahu apa yang saya inginkan serta apa yang saya inginkan. Kita harus melihat apa yang terjadi. Saya tidak tahu di mana saya akan memulai musim depan,” sambungnya. Cristiano Ronaldo akhirnya resmi meninggalkan Manchester United pada musim panas 2009. Ia ditebus Real Madrid dari MU dengan banderol 80 juta pound.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *